Dwitama Prima Sakti
  • Home
  • Layanan
    • Sewa System Support / Shoring System
    • Sewa Scaffolding
    • Sewa Tower Crane
    • Sewa Bar Bender & Bar Cutter
  • Produk
  • Tentang

Apa Itu Bekisting Horizontal? Pengertian, Fungsi, dan Komponennya

Dalam pekerjaan konstruksi, bekisting horizontal merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembentukan struktur beton, khususnya pada pekerjaan pelat lantai dan balok. Sistem ini digunakan sebagai cetakan sementara untuk menahan beton hingga beton mencapai kondisi yang memungkinkan untuk melanjutkan tahapan pekerjaan berikutnya.

Selain bekisting, pekerjaan ini juga membutuhkan support system yang berfungsi menopang bekisting dan beban yang bekerja selama proses pengecoran. Salah satu sistem yang dapat digunakan adalah Shoring Ringlock.

Lalu, apa sebenarnya bekisting horizontal, apa fungsinya, dan komponen apa saja yang digunakan?

Bekisting horizontal untuk pekerjaan pelat lantai

Apa Itu Bekisting Horizontal?

Bekisting horizontal adalah sistem cetakan sementara yang digunakan untuk membentuk elemen struktur beton yang memiliki orientasi horizontal, seperti pelat lantai dan balok.

Bekisting berfungsi menahan beton dalam kondisi segar hingga beton memiliki kekuatan yang cukup sesuai dengan tahapan pekerjaan untuk mempertahankan bentuk dan posisinya.

Pada aplikasinya, bekisting horizontal tidak hanya terdiri dari permukaan cetakan. Sistem ini juga membutuhkan rangka pendukung dan support system di bawahnya untuk menopang beban yang bekerja.

Secara sederhana, sistem bekisting horizontal dapat terdiri dari:

Beton
↓
Permukaan bekisting
↓
Rangka pendukung / hollow
↓
U Head
↓
Shoring / Ringlock
↓
Jack Base
↓
Lantai / struktur pendukung

Struktur sistem bekisting horizontal dengan Shoring Ringlock

Fungsi Bekisting Horizontal

Bekisting horizontal memiliki beberapa fungsi utama dalam pekerjaan struktur beton.

1. Membentuk Struktur Beton

Fungsi utama bekisting adalah menjadi cetakan sementara yang menentukan bentuk dan dimensi elemen beton sesuai dengan desain yang telah direncanakan.

Pada pekerjaan horizontal, bekisting dapat digunakan untuk membentuk:

  • Pelat lantai
  • Balok
  • Struktur horizontal lainnya

2. Menahan Beton Segar

Saat proses pengecoran berlangsung, beton masih dalam kondisi segar dan memberikan beban pada sistem bekisting.

Bekisting harus mampu mempertahankan bentuk dan posisinya selama proses tersebut, sementara support system di bawahnya membantu menopang beban yang diterima.

3. Menentukan Elevasi Struktur

Bekisting horizontal juga berkaitan dengan elevasi struktur yang akan dicor.

Posisi bekisting perlu disesuaikan dengan elevasi yang telah ditentukan dalam perencanaan. Karena itu, sistem support seperti U Head dan Jack Base dapat berperan dalam membantu melakukan penyesuaian elevasi.

4. Membantu Mendapatkan Permukaan Beton Sesuai Kebutuhan

Permukaan bekisting menjadi salah satu faktor yang memengaruhi bentuk permukaan beton setelah pengecoran.

Karena itu, pemasangan dan konfigurasi bekisting perlu dilakukan dengan tepat agar hasil pekerjaan sesuai dengan kebutuhan proyek.

foto kondisi bekisting yang sudah siap sebelum beton dituang. Alt text: Bekisting horizontal sebelum pengecoran beton

Komponen Bekisting Horizontal

Bekisting horizontal terdiri dari beberapa komponen yang bekerja sebagai satu sistem. Konfigurasi dapat berbeda tergantung metode yang digunakan, kondisi proyek, dan kebutuhan pekerjaan.

Beberapa komponen yang umum digunakan antara lain:

1. Panel atau Permukaan Bekisting

Bagian ini menjadi permukaan yang bersentuhan langsung dengan beton dan berfungsi sebagai cetakan struktur.

Material yang digunakan dapat berbeda tergantung sistem bekisting yang dipilih.

2. Hollow

Hollow dapat digunakan sebagai bagian dari rangka pendukung di bawah permukaan bekisting.

Hollow membantu menopang dan meneruskan beban dari permukaan bekisting menuju support system di bawahnya.

Pada sistem tertentu, hollow dapat ditempatkan pada U Head sebagai bagian dari konfigurasi support.

3. U Head

U Head ditempatkan pada bagian atas sistem shoring.

Bentuk U pada komponen ini memungkinkan penempatan elemen pendukung seperti hollow pada bagian atas sistem.

Selain menjadi support, U Head juga memiliki mekanisme adjustable yang dapat membantu melakukan penyesuaian elevasi.

4. Shoring / Ringlock

Shoring menjadi bagian support system yang menopang struktur bekisting dari bawah.

Pada sistem Ringlock, komponen seperti Standard dan Ledger dirangkai menjadi struktur support yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan pekerjaan.

5. Jack Base

Jack Base berada di bagian bawah Standard.

Komponen ini berfungsi sebagai base support dan memiliki mekanisme adjustable untuk membantu penyesuaian elevasi bagian bawah sistem.

Base plate pada Jack Base memberikan area tumpuan pada permukaan tempat sistem shoring berdiri.

6. Ledger / Horizontal

Ledger merupakan komponen horizontal yang menghubungkan Standard pada sistem Ringlock.

Selain menghubungkan komponen vertikal, ledger membantu membentuk struktur shoring yang terintegrasi.

6. Standard / Vertical

Standard merupakan komponen vertical yang menentukan tinggi bekisting pada sistem Ringlock.

Hubungan Bekisting Horizontal dan Shoring System

Bekisting horizontal dan shoring system merupakan dua bagian yang saling berkaitan.

Bekisting berfungsi sebagai cetakan dan support untuk beton, sedangkan shoring berfungsi sebagai sistem penyangga yang menopang bekisting dan beban yang bekerja.

Secara sederhana:

Beton
↓
Bekisting
↓
Hollow / rangka pendukung
↓
U Head
↓
Shoring Ringlock
↓
Jack Base
↓
Lantai pendukung

Karena bekerja sebagai satu sistem, perubahan pada salah satu bagian dapat memengaruhi konfigurasi keseluruhan pekerjaan.

Mengapa Support System Penting pada Bekisting Horizontal?

Beton segar memiliki berat yang cukup besar dan selama proses pengecoran dapat memberikan beban pada bekisting dan sistem pendukungnya.

Karena itu, bekisting horizontal membutuhkan support system yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Penggunaan shoring membantu meneruskan beban dari bagian atas menuju struktur pendukung di bawahnya.

Namun, jumlah dan konfigurasi shoring tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan perkiraan. Ketinggian, beban, jarak antar-support, kondisi lantai, serta kapasitas komponen perlu diperhatikan dalam menentukan sistem yang digunakan.

Pentingnya Penentuan Elevasi pada Bekisting Horizontal

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan bekisting horizontal adalah elevasi.

Posisi bekisting harus mengikuti elevasi struktur yang telah direncanakan. Kesalahan pada posisi support atau penyesuaian elevasi dapat memengaruhi posisi bekisting dan hasil pekerjaan.

Karena itu, komponen adjustable seperti U Head dan Jack Base menjadi bagian penting dalam sistem Shoring Ringlock.

Keduanya memungkinkan penyesuaian pada bagian atas dan bawah sistem sehingga posisi support dapat disesuaikan dengan kondisi pekerjaan.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pekerjaan Bekisting Horizontal

Dalam menentukan sistem bekisting horizontal, beberapa hal perlu diperhatikan, antara lain:

Kondisi Proyek

Ketinggian lantai, luas area, akses pekerjaan, dan kondisi permukaan dapat memengaruhi metode yang digunakan.

Beban yang Bekerja

Berat beton segar, bekisting, pekerja, serta peralatan perlu diperhitungkan dalam menentukan support system.

Konfigurasi Support

Jarak antar-support, tinggi shoring, dan konfigurasi komponen harus disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan.

Elevasi Bekisting

Posisi bekisting harus mengikuti elevasi yang telah direncanakan.

Kondisi Komponen

Komponen bekisting dan shoring yang digunakan harus berada dalam kondisi yang sesuai dan layak digunakan.

Metode Pemasangan dan Pembongkaran

Urutan pemasangan dan pembongkaran juga perlu direncanakan agar pekerjaan dapat dilakukan secara teratur dan aman.

Bekisting Horizontal dengan Shoring Ringlock

Salah satu metode support yang dapat digunakan untuk pekerjaan bekisting horizontal adalah Shoring Ringlock.

Sistem ini menggunakan beberapa komponen seperti Standard, Ledger, U Head, dan Jack Base yang dirangkai menjadi satu support system.

Keunggulan dari sistem seperti ini adalah konfigurasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan ketinggian dan kondisi area kerja.

Namun, pemilihan sistem dan konfigurasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi proyek serta kebutuhan teknis pekerjaan.

Kesimpulan

Bekisting horizontal merupakan sistem cetakan sementara yang digunakan untuk membentuk struktur beton seperti pelat lantai dan balok.

Dalam aplikasinya, bekisting tidak berdiri sendiri. Sistem ini membutuhkan komponen pendukung seperti hollow dan support system untuk menopang beban selama proses pekerjaan.

Shoring Ringlock dapat digunakan sebagai salah satu sistem support untuk pekerjaan tersebut dengan menggunakan komponen seperti Standard, Ledger, U Head, dan Jack Base.

Keberhasilan pekerjaan bekisting tidak hanya bergantung pada material yang digunakan, tetapi juga pada perhitungan, konfigurasi, elevasi, dan presisi dalam menentukan metode pekerjaan.

Karena setiap proyek memiliki kondisi yang berbeda, kebutuhan bekisting dan support system sebaiknya disesuaikan dengan kondisi aktual serta kebutuhan teknis proyek.

Membutuhkan konsultasi penggunaan Ringlock Shoring untuk pekerjaan bekisting horizontal? PT Dwitama Prima Sakti siap membantu mendiskusikan kebutuhan support system sesuai kondisi proyek Anda.

Previous articleFungsi U Head dan Jack Base pada Shoring RinglockU Head dan Jack Base pada sistem Shoring Ringlock

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

Apa Itu Bekisting Horizontal? Pengertian, Fungsi, dan KomponennyaAugust 13, 2026
Fungsi U Head dan Jack Base pada Shoring RinglockAugust 12, 2026
Mengenal Shoring System: Fungsi dan Perannya dalam Pekerjaan BekistingAugust 11, 2026

Kategori

  • Artikel
  • Featured
  • Ring Lock
  • Scaffolding Ring Lock
  • Tower Crane
  • Uncategorized

Share Artikel

Facebook
fb-share-icon
X (Twitter)
Post on X
LinkedIn
Share
WhatsApp
THREADS

Contact Us

PT Dwitama Prima Sakti

Jl. Cakung Cilincing Raya No.169 16, RT.16/RW.4, Semper Bar., Kec. Cilincing, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14130

Phone: (+62) 2221000201
Email: marketing@dwitama-ps.co.id

© 2026, PT. Dwitama Prima Sakti. All Rights Reserved.

PT Dwitama Prima Sakti

Jl. Cakung Cilincing Raya No.169 16, RT.16/RW.4, Semper Bar., Kec. Cilincing, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14130

Phone: (+62) 2221000201
Email: marketing@dwitama-ps.co.id